tips supaya tanaman berbuah berukuran besar secara organik
Nah kali ini saya akan berbagi pengalaman supaya buah yang di hasilkan tanaman yang kita tanam berukuran besar. Temen temen pembaca cukup berorientasi pada hasil yang kita capai. Umumnya dapat berbuah berukuran besar.
Pada dasarnya kebutuhan Tanaman yaitu dari apa yang tanaman makan pula, jika yang kita masukan kompos dedaunan makan tujuannya untuk daun pula, jita yang dikomposkan batang maka untuk batang pula, nah jika tujuan kita buah maka yang dikomposkan dari buah juga.
Sayang rasanya kalo kita mengkomposkan buah yang kita beli atau masih layak. Untuk pemanfaatannya kita ambil dari buah yang di kuliti atau buah buahan yang busuk nah itu bisa kita manfaatkan untuk di komposkan. Tentunya untuk mempermudah pembusukan atau pengomposan menggunakan cairan M4 yang sudah di campur air serta gula aren dan baiknya dicampurkan dengan pupuk kandang. Pupuk kandang yang baik yaitu menggunakan kotoran domba atau kambing karena unsur npk dalam kotoran kambing atau domba cukup tinggi.
lama pengomposan tersebut selama 1 bulan, hal ini bertujuan material kompos dapat terurai dengan baik oleh cairan m4. Selama pengomposan jangan terlalu rapat dengan baik, karena selama proses pengomposan atau fermentasi suhu akan meningkat. Jika terlalu panas maka akan membuat bakteri pengurai akan mati sehingga pengomposan tidak akan maksimal.
lama pengomposan tersebut selama 1 bulan, hal ini bertujuan material kompos dapat terurai dengan baik oleh cairan m4. Selama pengomposan jangan terlalu rapat dengan baik, karena selama proses pengomposan atau fermentasi suhu akan meningkat. Jika terlalu panas maka akan membuat bakteri pengurai akan mati sehingga pengomposan tidak akan maksimal.
Setelah dirasa cukup pengomposan maka pupuk kompos tersebut dapat diamplikasikan pada tanaman sesuai kebutuhan. Untuk tanaman cabe yang saya lakukan, berikan kompos tersebut pada usia 1 bulan. Karena usia 1 bulan perakaran sudah cukup kuat.
Sebagai penunjang gunakan urine kelinci yang di campur air rendaman sabut kelapa. Supaya dapat tumbuh maksimal, dengan penggunaan pupuk kompos ini pertumbuhan tidak sama dengan penggunaan pupuk kimia tetapi usia tanaman pun akan mempengaruhi dari penggunaan kedua pupuk tersebut. Menggunakan pupuk kompos cenderung lambat namun usia lebih panjang dan berbanding terbalik dengan penggunaan pupuk kimia.
Nah itu adalah tips dari saya dari penggunaan pupuk kompos. Selamat mencoba......
<script data-ad-client="ca-pub-1678763752122889" async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<script data-ad-client="ca-pub-1678763752122889" async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
Comments
Post a Comment