mendinginkan tanah bekas palawija
<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script> <script> (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-1678763752122889", enable_page_level_ads: true }); </script>
Istilah mendingan tanah bukan berarti didiamkan, melainkan mengambil residu pupuk kimia yang sebelumnya digunakan untuk pertanian lainnya. Di indonesia penggunaan pupuk kimia sangat dominan, berbeda dengan negara negara maju yang sudah beralih ke metode pertanian organik, yaitu mengjindari dari penggunaan pupuk kimia dan pestisida.
Istilah mendingan tanah bukan berarti didiamkan, melainkan mengambil residu pupuk kimia yang sebelumnya digunakan untuk pertanian lainnya. Di indonesia penggunaan pupuk kimia sangat dominan, berbeda dengan negara negara maju yang sudah beralih ke metode pertanian organik, yaitu mengjindari dari penggunaan pupuk kimia dan pestisida.
Berbeda dengan indonesia pupuk kimia menjadi primadona bagi petani untuk menghasilkan pertanian yang melimpah. Penggunaan pupuk dasar organik dan kimia mwnjadi kokaborasi yang jitu untuk mendapatkan hasil yang melimpah.
Ternyata sadar atau tidak sadar penggunaan pupuk kimia berlebih mengalami penurunan unsur hara pada yang dapat menjadi tanah menjadi panas karena banyaknya residu pupuk kimia.
Yang pada akhirnya penggunaan kimia lain meningkat dan residu semakin banyak. Tentunya hal ini tidak baik untuk di konsumsi.
Petani semi modern kami katakan, mereka akan mengurangi residu pupuk kimia dengan cara mengganti tanaman yang di musim tanam berikutnya. Untuk daerah persawahan mereka mengembalikan dengan menanam padi, residu pupuk kimia akan di serap oleh tanaman padi, karena tanaman padi mempunyai karakter yang jahat atau rakus, sehingga residu masih bisa dipakai untuk pertumbuhannya.
sedangkan daerah kering dengan menanam jagung, karena jagung pun mempunyai karakter yang sama terhadap residu pupuk kimia
Metodenya musim tanam palawija 2 sampai 3 kali musim yang ke empat padi atau jagung. Dan kita bisa memulai lagi palawija atau sayur menanamnya.
Cara pendinginan tadi tentu tidak perlu mengeluarkan pemupukan, karena residu pupuk kimia pun lebih dari cukup untum di serap padi atau jagung.
Dengan demikian petani tidak perlu meningkatan dosis penggunaan pupuk kimia yang berdampak meningkatnya cos bertani dan residu kimia yang berdampak pada kesehatan.
Sekian dari saya mohon maaf atas segala kekurangannya. <script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script> <script> (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-1678763752122889", enable_page_level_ads: true }); </script>
<script data-ad-client="ca-pub-1678763752122889" async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<script data-ad-client="ca-pub-1678763752122889" async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
Comments
Post a Comment