pupuk cair organik
Penggunaan pupuk organik semakin banyak digunakan para petani untuk mengurangi biaya pupuk kimia. Selain penggunaan pupuk kimia yang berlebihan akan mengurangi unsur hara yang terkandung dalam tanah <script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script> <script> (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-1678763752122889", enable_page_level_ads: true }); </script> Sehingga akan menyebabkan ketergantungan tanaman akan penggunaan pupuk kimia.
Kali ini saya mencoba penggunaan pupuk cair organik dengan berbagai limbah serta ditambah dengan larutan bakteri guna fermentasi.
Bahan bahan yang di perlukan yaitu :
-Bejana atau ember
-Kotoran domba
-Air cucian beras
-Terasi
-Mecin
-Terasi
-Gula merah
-Larutan Em4
Cara membuatnya larutkan semua komposisi itu, Sampai larut dengan air. Setelah larut berikan bakteri Em4 secukupnya yang telah di campur gula merah. Aduk kembali dan tutup simpan di tempat yang teduh.
setelah satu minggu lamanya pupuk cair organik bisa digunakan.
cara penggunaannya dengan cara dikocor ketanaman tersebut. Ulangi sampai 1 bulan sekali untuk jenis tanaman pendek. Dan 4 sampai 6 bulan untuk tanaman keras.
penggunaan pupuk cair organik ini dapat meningkatkan pertumbuhan pada <script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script> <script> (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-1678763752122889", enable_page_level_ads: true }); </script> Sehingga dapat mwmpercepat hasil.dari apa yang ditanam.
Nah ssobt selamat mencoba....
<script data-ad-client="ca-pub-1678763752122889" async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<script data-ad-client="ca-pub-1678763752122889" async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
Comments
Post a Comment